World War Effect

World War Effect

World War Effect

Qanita Qamarunnisa

Maret 19, 2019

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Sobat keren, Jika mengulas sejarah besar didunia, pasti kita tak pernah lepas dari mengingat peristiwa besar yang terjadi di benua Eropa atau yang sering kita kenal dengan istilah Perang Dunia baik yang pertama maupun kedua yang melibatkan hampir seluruh Negara di dunia. Perang Dunia tersebut merupakan peristiwa yang paling mengerikan dan kelam sepanjang sejarah dunia, bagaimana tidak dampak yang dihasilkan sangat buruk terhadap kelangsungan kehidupan manusia, baik dalam segi ekonomi, sosial maupun politik.

Semua peperangan ini tidaklah terjadi begitu saja. Tentu ada pemicu di dalamnya seperti yang terjadi pada perang dunia I pada tahun 1914-1918 yang melibatkan negara-negara ras Slavia seperti Rusia, Serbia, Cekoslovia, Sloven, dan Belarusia yang didukung Inggris dan Prancis serta Austria didukung oleh Amerika Serikat, Jerman, Bulgaria dan Turki disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pertentangan dan persekutuan antar negara, perlombaan senjata, dan terbunuhnya putra mahkota Austria.

Dan juga yang terjadi pada Perang Dunia II, yang dianggap sebagai kelanjutan dari Perang Dunia I yang belum benar-benar berakhir. Menjadi perang terdahsyat dalam sejarah dunia dengan melibatkan negara-negara di Eropa dan Asia, disebabkan karena kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam menjalankan tugasnya untuk perdamaian setelah terjadinya perang dunia yang pertama sehingga terjadi krisis politik, kewilayahan dan krisis ekonomi yang dimulai pada tahun 1932. Masalah politik dan ekonomi tersebut menyebabkan pertikaian di antara negara-negara kecil dan perselisihan internal serta tidak kepuasaan menjadi marak, yang akhirnya menghasilkan kekuatan tertentu untuk mengendalikan pemerintah, yang menggiring ke dalam situasi perang yang skalanya besar. Sungguh mengerikan bukan, permusuhan timbal-balik di antara negara-negara yang mulanya berskala kecil meledak begitu saja menjadi konflik global.

Perang dunia ini menjadi salah satu tragedi kemanusiaan yang paling tragis, membawa wajah dunia ini menangis dengan meninggalkan luka dan kenangan yang traumatis. Perang besar ini mengakibatkan turunnya angka populasi manusia hingga 60 juta jiwa, krisis ekonomi di berbagai sektor perekonomian, terjadinya pengangguran massal, hancurnya pertanian yang mengakibatkan kelaparan dimana-mana, termasuk Indonesia pun ikut terkena dampaknya saat Jepang melakukan ekspansi ke tanah air untuk memenuhi kebutuhan bahan industri, dengan melakukan pemerasan terhadap Sumber Daya Alam dan Manusia.

Bisa dibayangkan bagaimana keadaan dunia saat itu, sangat kacau dan semakin parah, tenggelam dalam kesengsaraan dan penderitaan. Tak terhitung berapa jumlah kerugian yang didapat akibat dari peperangan tersebut, melihat ratusan kota hancur, puing-puing bangunan berserakan, suara tembakan dimana-mana seakan tidak ada habisnya.

Maka dalam hal ini untuk mencegah terjadinya bencana agar terjadi perdamaian dan keamanan bagi manusia di seluruh dunia adalah dengan menjalankan cara-cara kerendahan hati, keadilan, tulus, taat dan kembali kepada Tuhan yang karenanya manusia akan menjadi manusiawi. Selain itu dengan menegakkan keadilan dengan persyaratan yang mutlak dalam hubungan mereka satu sama lain.

Meskipun ada perselisihan diantara mereka, mereka harus tetap mengamati keadilan karena sejarah telah mengajarkan kepada kita, bahwa inilah satu-satunya cara menekan semua jejak kebencian di masa depan dan dengan demikian membangun perdamaian yang abadi.

[DISPLAY_ULTIMATE_PLUS]

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.