0 3 min 12 mths

Temukan Kecukupan di Balik Pengorbanan

Gina Rahayu

August 12, 2020

Assalamualaikum, sobat keren! Pernah nggak sih kalian merasa takut dengan pandemic yang sedang terjadi saat ini? Ya, pandemi covid-19 adalah wabah yang memang sangat mencuri banyak perhatian karena wabah ini menyerang hampir seluruh negara di dunia dengan kecepatan penyebaran yang luar biasa. Tapi ingat ya sobat keren, kita sebagai umat Islam tidak boleh merasa putus asa karena adanya wabah ini. Merasa takut itu wajar tapi tidak harus berlebihan sehingga kita lupa kepada Sang Pencipta.

قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ

Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku dan pengorbananku dan kehidupanku serta kematianku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am : 162)

Ayat tersebut mengajarkan kita untuk berserah diri kepada Allah Ta’ala dalam segala urusan. Bahkan kita harus memiliki keyakinan bahwa hidup dan mati kita semata-mata hanya karena Allah subhaanahu wa ta’ala.

Ayat ini merupakan pernyataan sikap dan komitmen manusia dengan Allah, bahwa hidup dan matinya semata-mata untuk mendapatkan ridha dari-Nya. Nah, mungkin itulah yang dinamakan tawakkal. Dalam ayat ini juga disebutkan bahwa pengorbanan kita semata-mata hanyalah untuk Allah SWT. Kira-kira, seperti apa, ya, pengorbanan yang dimaksud? Apakah pengorbanan seperti di zaman penjajahan?

Pengorbanan dimasa sekarang bukan berarti pengorbanan nyawa seperti zaman dulu, sobat. Melainkan, bisa saja pengorbanan waktu dan tenaga seperti yang dilakukan oleh para medis di masa pandemi sekarang. Bahkan bisa juga berupa pengorbanan harta di jalan Allah. Apalagi dimasa pandemi seperti sekarang, selain pengobanan tenaga dan waktu oleh para medis, pengorbanan harta kita juga sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang membutuhkan. Mereka para medis yang saat ini sedang berkorban waktu dan tenaganya untuk menangani covid-19, bukan berarti tidak takut dengan wabah, tapi mereka percaya bahwa pengorbanan yang mereka lakukan semata-mata karena Tuhannya.

Banyak orang di luar sana yang kesulitan akibat dampak dari pandemi covid-19. Mereka yang tidak bisa bekerja bahkan di PHK, mereka yang keluarganya berkurang pemasukannya, bahkan mereka yang kelaparan karena tidak makan. Untuk itu, sebagai sesame makhluk ciptaan Allah SWT, diwajibkan untuk kita saling membantu dalam segala kesulitan, sebagai salah satu upaya menjalin hubungan yang baik antar sesama manusia. Selain itu, dengan berbagi melalui harta, berarti kita sudah membersihkan harta kita dari hak orang lain.

Jadi sobat keren, meskipun sedang dalam masa pandemi covid-19, jangan sampai rasa takut akan wabah menjadikan kita lupa akan kewajiban kita terhadap sesama. Jangan pula kita takut akan kekurangan, sebab menolong dengan harta yang kita miliki saat ini. Karena barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya. Maka sekalipun dalam keadaan sulit, kita tidak perlu khawatir dan harus selalu yakin dengan pertolongan Allah Ta’ala.


Facebook


Twitter


Youtube


Instagram


Spotify

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *