Pentingnya Pendidikan Bagi Pelajar Ahmadi

Pentingnya Pendidikan Bagi Pelajar Ahmadi

Saat ini kita berada di zaman yang sangat modern. Apapun yang kita lakukan terasa lebih mudah, cepat, dan jarak tidak lagi menjadi suatu halangan. Namun tanpa kita sadari, krisis dunia sedang terjadi saat ini. Kerusakan terjadi di mana-mana, wabah yang sedang melanda dunia, kebebasan yang berujung pada kegelapan. Hingga semua itu menyebabkan manusia jauh dari agama serta terutup mata rohaninya dengan cinta duniawi semata.

Dalam pidato Jalsa Salanah UK 2021 Khalifatul Masih Al-Khamis aba bersabda:

“Apa yang disebut kebebasan yang digembar-gemborkan akhir-akhir ini sebenarnya mengarah pada kerusakan. Apa yang tidak disadari oleh sebagian orang adalah atas nama pencerahan dan kebebasan, hal itu mengarahkan generasi masa depan kita pada jalan kehancuran. Ketika orang-orang duniawi berupaya menyelamatkan diri dari kejahatan, mereka jatuh pada kejahatan yang lain, karena mata rohani mereka tertutup. Keduniawian telah menjadikan orang-orang sangat jauh dari agama, sampaisampai mereka tidak ingin membuka mata rohani mereka “. ( Tim Penerjemah Jalsa, 2021 )

Dalam hal ini, Islam telah memberikan ajaran yang relevan sesuai dengan perkembangan zaman, dan juga memberikan ajaran untuk memenuhi hak-hak setiap orang. Dan tidak kalah pentingnya, Islam telah memberikan kebebasan dan seraya menetapkan batasan-batasannya, berikut dengan bagaimana cara menerapkannya.

Baca Juga :

Pendidikan, Peran Penting Dalam Kehidupan

Di tengah zaman yang semakin maju ini, tentulah peran pendidikan menjadi sangat penting. Sesuai dengan firman Allah,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” ( Al Mujadilah : 11 )

Dari ayat tersebut dapat kita simpulkan bahwa, dengan ilmu pengetahuan seseorang akan mendapatkan tempat kemuliaan dan ditinggikan derajatnya. Tanpa ilmu pengetahuan niscaya kehidupan manusia akan menjadi menderita dan sengsara. Bukan hanya sekedar penting namun juga wajib hukumnya. Sesuai dengan hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah “Thalabul ‘ilmi faridhatun ‘ala kulli muslim”. Artinya “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”.

Prinsip utama yang harus di fahami oleh setiap pelajar ahmadi adalah selama kita menuntut ilmu selama itulah Allah SWT akan selalu menurunkan berkah dan karunia-Nya kepada kita. Dan kita harus yakin bahwa

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

man kharaja fii thalabul ‘ilmi fahuwa fii sabiilillahi hatta yarji’a”,

“Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang” ( Turmudzi )

Baca Juga :

Penunjang Pengkhidmatan

Sebagai pelajar ahmadi, kita tidak hanya membawa misi pendidikan namun kita membawa misi besar Jemaat Ahmadiyah. Yang Mulia Huzur aba menginginkan kita untuk dapat berkhidmat penuh dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki. Seperti dalam pidato yang berjudul “Islamic Principles on Education and Serving Humanity” yang disampaikan oleh Khalifatul Masih Al-Khamis aba pada tahun 2019 di United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organisation (UNESCO).

Inti pidato yang Beliau aba sampaikan yaitu meyakini bahwa Islam adalah agama cinta dan kasih sayang, sehingga kita harus mampu melayani kemanusiaan tanpa membuat perbedaan berdasarkan agama, atau etnis dari mereka yang dibantu. Kemudian, Huzur aba menginginkan kita sebgai para pelajar Ahmadi yang berpendidikan, harus mampu merefleksikan ilmu-ilmu yang di dapat untuk melayani kemanusiaan, menjunjung tinggi rasa jujur dan adil, mampu menjaga lingkungan dengan menghadirkan sikap toleransi di tengah perbedaan yang ada. Terakhir, kita harus mampu menyampaikan pesan damai sesuai dengan motto kita “Love For All Hatred For None”. ( Hazrat Mirza Masroor Ahmad, 2019 )

Kesimpulan dari pidato ini yaitu, pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan ilmu pengetahuan merupakan sumber kekuatan bagi manusia. Hal ini telah tertera dalam firman-Nya, telah di sabdakan oleh Rasulullah ﷺ dan Pemimpin kita tercinta. Semoga dari uraian ini dapat memotivasi kita untuk menjadi pelajar Ahmadi yang cerdas, berintegritas dan selalu siap berkhidmat di barisan terdepan karena mengkhidmati agama adalah sebuah karunia ilahi.

Tulisan ini merupakan naskah Lomba Pidato AMSA/AMSAW 2021 atas nama Nurini Bashari Putri

Baca Juga :

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.