Istighfar dan Taubat; Solusi Utama Memenuhi Tujuan Hidup

Istighfar dan Taubat; Solusi Utama Memenuhi Tujuan Hidup

Assalamu’alaikum sobat keren,

Sebagai seorang manusia, baik disadari ataupun tidak, kita memiliki banyak kelemahan dan kekurangan. Di sisi lain, yakni sebagai hamba Allah Ta’ala, kita diperintahkan oleh-Nya supaya memenuhi apa yang menjadi tujuan hidup kita, yaitu beribadah kepada Allah SWT. Selain itu, kita pun diperintahkan agar kita hendaknya memikirkan supaya hari esok itu bisa lebih baik dari hari ini dan hari-hari sebelumnya. Maka dalam kondisi demikian, sebagai seorang muslim, solusinya tiada lain adalah istighfar dan taubat kepada Allah SWT. Ini adalah cara yang ditetapkan Allah bagi kita agar kita bisa memenuhi tujuan hidup kita di tengah-tengah segala macam kekurangan yang ada.

Apa itu istighfar? Istighfar adalah kita memohon kepada Allah agar Dia melindungi kita dari segala pikiran dan dorongan untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Allah SWT. Istighfar juga artinya adalah kita memohon kepada-Nya agar ketika kita melakukan kesalahan dan dosa, maka Allah berkenan mengampuni segala kesalahan tersebut serta menghindarkan kita dari akibat buruk yang bisa diperoleh. Dan, istighfar pun artinya adalah permohonan agar Dia melindungi kita dari melakukan kesalahan dan keburukan yang sama ataupun keburukan-keburukan lainnya di masa yang akan datang.

Selanjutnya adalah taubat. Apa itu taubat? Taubat artinya kembali; yaitu kita kembali kepada Allah Ta’ala, dan kembali kepada jalan tujuan utama kita, yakni beribadah kepada-Nya. Pada dasarnya, setiap manusia diciptakan dengan tujuan yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Namun dalam perjalanannya, tidak jarang justru manusia melangkah ke arah yang membawanya jauh dari jalan utama, dan menjadikannya jauh tersesat.

Maka, dalam kondisi tersebut, sangat penting bagi kita untuk mendapatkan karunia dan pertolongan dari Allah SWT. sehingga dengannya kita bisa kembali ke jalan utama dan bisa kembali memenuhi tujuan hidup kita. Di sinilah fungsi istighfar. Yakni, kita memohon ampunan Allah Ta’ala, memohon agar Dia menutupi segala kelemahan dan kekurangan yang dimiliki, dan memohon kekuatan dari-Nya sehingga kita bisa berjalan kembali menuju jalan utama tujuan hidup manusia.

Permisalannya adalah seperti seseorang yang sedang sakit. Ketika ia berharap untuk bisa kembali melakukan aktifitasnya, pertama-tama adalah ia perlu untuk sembuh dan sehat terlebih dahulu; ia perlu untuk mengkonsumsi obat-obatan dan juga multivitamin untuk menambah kekuatan tubuhnya. Demikian pula, ketika seseorang sedang berjalan menjauh dari perintah Allah Ta’ala, tersesat ke arah yang tidak seharusnya, dan bahkan mungkin ia bingung apa yang harus dilakukan, ini tak ubahnya seperti orang yang sakit tadi. Ia perlu untuk sembuh dan sehat terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Yaitu dengan banyak-banyak beristighfar kepada-Nya, memohon ampunan-Nya, dan memohon agar Dia melindungi dari segala akibat buruk yang bisa diperoleh disebabkan kesalahan dan dosa yang dilakukan. Istighfar inilah obat dan penawarnya, penawar bagi segala macam racun yang ada dalam diri kita yang bisa membawa kita kepada keburukan dan kehancuran.

Kemudian, iringilah juga dengan taubat. Taubat itu artinya kita sudah mampu berdiri di atas kaki kita sendiri dan hendak melangkah kembali ke arah Allah Ta’ala. Namun, untuk bisa kembali kepada-Nya pun, diperlukan karunia yang khas dari-Nya. Perlu kekuatan yang Dia anugerahkan kepada kita. Kalau sebelumnya kita mengkonsumsi obat sebagai sarana penyembuh, maka selanjutnya kita perlu multivitamin dan makanan bergizi sebagai pemberi tambahan kekuatan bagi tubuh kita. Maka, di sini pulalah pentingnya istighfar, yakni sebagai pemberi kekuatan dalam melangkah menuju Allah Ta’ala. Kita perlu pertolongan dan perlindungan-Nya, agar selama kita berjalan kembali kepada-Nya, Dia menjaga kita dari segala pemikiran dan bisikan hati yang mengajak untuk kembali melakukan keburukan, dan Dia menjaga kita agar kita tidak kembali melangkah ke arah dosa yang lain.

Di dalam Al-Quran, Allah Swt. berfirman :

“Supaya kamu minta ampunan kepada Tuhan-mu, kemudian kembalilah kepada-Nya.” (QS. Hud : 3)

Jadi, inilah solusi dalam setiap permasalahan hidup kita, khususnya sebagai seorang muslim. Inilah cara agar kita bisa meraih kesuksesan hakiki, yakni kita bisa memenuhi apa yang menjadi tujuan hidup kita, yaitu menjadi hamba Allah Ta’ala dan senantiasa beribadah kepada-Nya. Tentu, perlu diingat juga, bukan hanya kita cukup mengucapkan astaghfirullaahal-‘adziim saja, atau mengucapkan ‘ya Allah, saya taubat…” Tidak. Isitighfar dan taubat juga artinya adalah bahwa sambil memperlihatkan kegelisahan dan penyesalan, menundukkan diri di hadapan-Nya, serta meyakini bahwa tidak ada yang bisa memberikan perlindungan selain Allah, kita memohon ampunan kepada-Nya dan memohon agar Dia melindungi kita dari segala macam keburukan, dan kita juga berupaya memenuhi apa yang menjadi kehendak dan perintah-Nya, serta berusaha untuk tidak mengulangi kembali apa-apa yang bisa membuat Allah marah kepada kita.

Penulis : Muhammad Ali

Note : Jika postingan ini dirasa bermanfaat silahkan untuk menshare kembali.

Share

One thought on “Istighfar dan Taubat; Solusi Utama Memenuhi Tujuan Hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.