demo anak boleh tidak?
1 3 min 2 mths

Assalamu’alaikum sobat keren. Sebelum kita bahas apakah anak boleh ikut demo atau tidak. Mari kita bahas posisi demo dalam Islam terlebih dulu.

Dalam Demokrasi, demo / unjuk rasa adalah hal legal namun harus tertib dan damai, jangan sampai mengganggu ketertiban umum, bertindak anarkis, membawa benda berbahaya serta perlu memiliki izin. (UU No 9/1998). Lihat juga jenis-jenis demo yg tak diizinkan di Perkapolri 7/2012. Meski demokrasi lebih disukai Al-Quran daripada sistem pemerintahan lainnya. Demokrasi menurut Islam tidak sepenuhnya sama dengan pola demokrasi Barat (Islam dan Isu Kontemporer Bab V “Kedamaian Politik”). Nah, Bagaimana Islam memandang Demo?

Baca Juga :

Demo dalam pandangan Islam

Islam lebih mengedepankan musyawarah maka kewajiban bagi pemerintah untuk membuka selebar-lebarnya ruang dialog dengan perwakilan kelompok yang ingin menyuarakan aspirasinya dan mengambil keputusan yang sepenuhnya adil berdasar musyawarah tersebut, Sebagaimana Firman Allah :

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. [ Asy Syura : 38 ]

Kabar baiknya musyawarah adalah bagian dari Demokrasi juga sehingga bisa ditempuh. Rata-rata pendemo menginginkan agar aspirasinya dapat didengar dan dipertimbangkan dalam ruang dialog. Meski demo tidak disaranakan dalam Al-Qur’an dan tidak ada sunnah nya, Islam menyorot langsung  tujuan melakukan demonstrasi yang benar nan damai yakni untuk musyawarah dan berdialog dengan pemerintah. Musyawarah dan dialog dengan pemerintah bisa dilakukan tanpa harus berdemo. Dalam pemerintahan Nabi Muhammad SAW tidak kita dapati bahwa para sahabat berdemo utk menyalurkan aspirasinya.

Baca Juga :

Bolehkan melibatkan anak dalam berdemo?

Sebagian demonstrasi cukup meresahkan ketertiban umum dan merugikan pemerintah. Ini bukan gaya Islami terlepas dari niat dan tujuannya yang benar. Meski tanpa tekanan dari situasi genting akibat demo, penting bagi pemerintah untuk membuka diri dan mau mempertimbangkan pikiran rakyat; bila tidak rakyat hanya akan makin memberontak dan memanfaatkan demonstrasi dengan cara-cara yang menentang hukum negara maupun agama. Dengan demikian Islam menawarkan solusi yang lebih efektif dan tak menghabiskan banyak dana. Jadi apakah anak boleh ikut dalam demo?

Islam malah tidak merekomendasikan demo itu sendiri sebagai sarana penyaluran aspirasi terlepas islam menyukai sistem Demokrasi (perwakilan rakyat, pemimpin dipilih rakyat dan ada sistem musyawarah). Jadi bagaimana bisa anak dilibatkan sedang kita sendiri selaku muslim pada hakikatnya tidak disarankan utk berdemo.

Penulis: Ammar Ahmad

One thought on “Hukum Melibatkan Anak Dalam Demo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *