DRAMA KOREA SECARA MUTLAK DILARANG?

DRAMA KOREA SECARA MUTLAK DILARANG?

DRAMA KOREA SECARA MUTLAK DILARANG?

Islam Keren

June 3, 2020

Assalamualaikum sobat keren. Ada yang bertanya,  katanya belakangan ini banyak anak-anak muda yang senang menonton tayangan film Korea. Termasuk drama dan musik Korea. Bagaimana hukumnya dalam Islam? Apakah drama korea ini secara mutlak dilarang?

Di antara sobat keren ada yang tau jawabannya? Jika belum, yuk kita simak terus sampai tuntas ya..

Ya, musik dan drama atau film adalah dua hal yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kaum milenial saat ini. Apakah sobat keren termasuk di dalamnya?

Begini sobat keren, sebagian kalangan umat Islam mengharamkannya dan mengatakan bahwa drama korea ini dilarang. Alasannya karena identik dengan perkataan yang melalaikan. Katanya sesuai dengan firman Allah SWT:

“Dan di antara manusia ada yang menggunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman:6).

Rasulullah saw. bersabda “Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, minuman keras, dan alat-alat musik” (HR. Bukhari).

Namun sobat keren, ada juga beberapa hadits yang menunjukan kebolehan musik. Misalnya yang disampaikan oleh Bukhari dan Muslim, ketika kafilah dagang yang ditunggu-tunggu telah tiba dengan membawa barang dagangan, maka serta-merta mereka menyambutnya dengan nyanyian dan tabuh-tabuhan, sebagai ungkapan rasa senang atas kafilah dagang yang datang dengan selamat. Di dalam riwayat lain Rasulullah saw mengizinkan daf (duff) ketika menyambut Rasulullah saw setelah hijrah dari Mekah ke Madinah. Namun beliau saw juga telah menghindari alat musik tertentu ketika mendengar suara alat musik tersebut karena beliau saw tidak suka.

Baca juga : Prank : Gurauan Akhir Zaman

Hadhrat Mirza Tahir Ahmad rha. menjelaskan bahwa beliau rha tidak membiarkan diri kepada hal-hal kesenangan yang sia-sia. Namun beliau rha memiliki pandangan yang berbeda bahwa beliau rha tidak percaya jika TV secara total buruk. Jika ada seseorang dengan keras melarangnya, bukankah kelak kita akan berlawanan dengan kecenderungan alami anak muda? Jika saya melarang anak-anak menonton di rumahnya sendiri maka boleh jadi mereka akan pergi ke rumah tetangganya lalu menonton di sana. Mereka malah akan membiarkan dirinya berbuat munafik yakni menyembunyikan sesuatu dan menikmati sesuatu secara sembunyi-sembunyi. Itu merupakan jalan yang amat berbahaya karena dapat mengarahkan kepada banyak hal-hal keburukan lainnya.

Lebih lanjut beliau rha menyampaikan aku lebih suka kalau mereka nonton TV di rumah sendiri sehingga aku bisa membimbing mereka. Ketika duduk dan nonton DRAMA & gambar-gambar tersebut diakui memang ada hal yang tidak disukai, lalu dibahas secara bijaksana bersama mereka. Setelah beberapa saat, mereka mengerti pendirianku dan mereka menjadi tidak tertarik lagi.

Menyikapi hal di atas berarti musik dan drama tidak secara mutlak dibolehkan dan tidak secara mutlak diharamkan.

Nah sobat keren, kesimpulan yang bisa diambil boleh nonton drama TV kabel di rumah, hanya saja bagi anak-anak dan remaja sebaiknya diawasi ortu/wali agar bisa dibimbing menonton yang layak dan sesuai usianya. Tapi ingat jangan berlebihan ya!

Adapun terlalu mengekang dengan melarang  secara total hanya akan membuat remaja dan  anak menjadi munafik sehingga mereka mencari kebahagiaan di luar rumah tanpa sepengetahuan orangtua. Dan hal itu merupakan jalan yang amat berbahaya karena dapat mengarahkan kepada banyak hal-hal buruk lainnya. Nah apakah drama korea ini mutlak dilarang? Simpulkan sendiri ya

Referensi:

Al-Qur’an & hadits

(A Man of God hal. 151-152 by Iain Adamson)

Tulisan : Farid Ridwan

Note : Jika postingan ini dirasa bermanfaat silahkan untuk menshare kembali.


Facebook


Twitter


Youtube


Instagram


Spotify

Share

One thought on “DRAMA KOREA SECARA MUTLAK DILARANG?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.