Cara Islam Memandang Kesetaraan Gender

Cara Islam Memandang Kesetaraan Gender

  •  

Cara Islam Memandang Kesetaraan Gender

salma firdausyi

March 26, 2021

gender dalam islam

Assalamu’alaikum Sobat Keren! Apa kabarnya nih? Semoga sehat selalu ya meski di tengah pandemi seperti ini dan Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan juga ya! Sobat Keren, kali ini kita akan membahas tema yang menarik nih. Yaitu tentang bagaimana sih cara Islam memandang kesetaraan gender?

Nah sebelum memasuki tema ini kita perlu tahu apa yang dimaksud “gender” itu sendiri.

Baca juga :

Gender, apakah itu?

Banyak orang yang masih belum bisa membedakan tentang “gender” dan “sex/jenis kelamin”. Istilah gender ini berasal dari bahasa Inggris gen, yang lalu diserap ke bahasa Indonesia menjadi gender. Gender merupakan sifat yang dapat dikonstruksi secara sosial, kultural maupun agama. Gender ini sewaktu-waktu dapat berubah karena sifatnya yang kondisional. Misalnya akan timbul perbedaan saat menanggapi suatu isu atau opini. Hal seperti itu dapat berubah-ubah dan tidak akan permanen. Sedangkan sex itu sendiri merupakan alat/jenis kelamin yang mana membedakan sisi biologis perempuan dan laki-laki.

Dari penjelasan ini saja sudah jelas apa perbedaan gender dan jenis kelamin. Maka dari itu dalam banyak kasus ketika kita akan membahas tentang gender ini, sebetulnya tidak ada pembeda yang sangat konkret antara laki-laki dan perempuan layaknya jenis kelamin. Karena zaman sekarang baik wanita dan laki-laki keduanya dapat melakukan aktivitas seperti biasa, terkecuali laki-laki yang tidak akan bisa merasakan yang sudah menjadi kodratnya perempuan (melahirkan, menyusui, dll).

Baca juga :

Pandangan Islam mengenai kesetaraan

Sobat Keren! Tau gak sih, kalo ternyata di dalam Al-Qur’an Islam itu menekankan kesetaraan gender dalam segi rohani? Yups, betul sekali. Tidak ada yang menjadi pembeda antara laki-laki dan perempuan ketika ia akan berlomba-lomba mendapatkan pahala dari Allah SWT. Jadi tidak ada istilah lagi “neraka akan dipenuhi oleh wanita” ya Sobat Keren! Karena istilah itu sama saja menentang ayat Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa kesetaraan rohani laki-laki dan perempuan sama saja tidak ada ukuran yang membedakannya. Dalam kata lain, keduanya akan mendapatkan pahala yang sama di dunia sesuai amal perbuatan yang dilakukannya.

Allah SWT berfirman dalam surat An-Nisa ayat 125, yang artinya “Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya”.

Dari ayat ini sangat jelas bahwa tidak ada seorang pun yang lebih baik agamanya daripada orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah. Tidak ada keterangan lain yang menyebutkan bahwa ini hanya khusus laki-laki ataupun khusus perempuan saja, yang dipandang oleh Allah SWT adalah siapa dia yang ikhlas dan menyerahkan dirinya kepada-Nya. Maka dari itu secara rohani kita sama saja di mata Allah SWT, jadi tidak akan ada kekhawatiran siapa yang akan mendapatkan pahala dari-Nya yang lebih besar. Semua tergantung sikap dan sifat kita selama di dunia.

Maka dari itu sebagai penutup, kita bisa berlomba dalam kebaikan secara adil ya, kita semua sama saja karena yang membedakan hanyalah amal saleh yang kita lakukan bukan karena gender kita.

Baca juga :


Facebook


Twitter


Youtube


Instagram


Spotify

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *