16 14 min 3 mths

Salam sehat pemuda generasi milenial dan sobat keren semuanya. Kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya, sehingga banyak orang berasumsi bahwa sehat itu mahal. Untuk mencapai pola hidup sehat pada umumnya orang dapat menghabiskan banyak biaya dan tak jarang menabrak aneka norma serta logika. Akan tetapi faktanya ternyata bukanlah satu hal yang sulit untuk bisa tetap sehat tanpa memerlukan biaya sama sekali, namun butuh kesabaran yang ekstra serta kedisiplinan tingkat tinggi untuk bisa meraihnya. Dan, hanya sedikit orang yang bisa tetap konsisten menjalaninya.

Di masa Pandemi saat ini sejatinya Tuhan memberikan kita semua kesempatan untuk banyak belajar dan mengintrospeksi diri untuk menciptakan lingkungan dan kehidupan yang lebih sehat. Saat ini kita dipaksa untuk kembali belajar menerapkan pola hidup sehat tanpa memandang usia dari anak-anak, kaum muda, dewasa hingga lanjut usia. Mulai dari mengkonsumsi makan sehat hingga kebiasaan hidup sehat cuci tangan dan menggunakan masker.

Di era milenial saat ini banyak anak muda yang pola hidupnya tidak sehat dikarenakan seringnya menjalani kebiasaan buruk ataupun menjalani kehidupan yang serba instan. Pola hidup tidak sehat tersebut berawal dari kebiasaan buruk anak-anak jaman sekarang yaitu akibat adanya kemajuan teknologi, terpaan media social, jam kerja yang tidak teratur, merokok, makan tidak teratur, kurang tidur, suka membeli makanan instan atau makanan yang siap saji, kurangnya berolahraga, malas untuk bergerak, kebanyakan rebahan, dan lain-lain.

Sobat keren pada tau gak sih apa saja factor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat?

Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Masyarakat

Ada 4 faktor penting yang sangat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat yang elemen di dalam masyarakat itu pemuda juga menjadi bagian terpentingnya. Nah, disini kita akan mencoba untuk menggali lebih dalam apa apa saja faktor-faktor tersebut.

  • Lingkungan (45%)

Faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat faktor yang terbesar ialah faktor lingkungan di mana dia empat puluh lima persen mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat mengapa begitu lingkungan merupakan tempat dimana masyarakat itu bergantung tempat dimana masyarakat itu duduk berdiri dan tertidur Jadi kalau lingkungannya bersih lingkungannya sehat maka hal itu dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat dan juga sebaliknya. Maka dari itu untuk menghindari penyebaran wabah penyakit biasanya hal yang utama dilakukan ialah menjaga lingkungannya agar tetap sehat. Contohnya wabah penyakit dbd, nyamuk tidak akan berkembang biak di lingkungan yang bersih lagi sehat, tapi sebaliknya. Banyak genangan air dll, bisa menjadi tempat berkembang biak nya nyamuk.

  • Perilaku Kesehatan (30%)

Selanjutnya perilaku kesehatan, hal ini tentu saja berkaitan dengan pelakunya atau masyarakatnya masyarakat memiliki peran yang penting dalam mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Contohnya dari diri kita sendiri jika kita tidak rajin membersihkan diri mengatur pola hidup yang bersih dan sehat kalau kita akan rentan terserang penyakit penyakit dan penyakit itu bisa saja kita tularkan kepada orang lain sehingga derajat kesehatan pada masyarakat di dekat kita menurun dan tingkat wabah penyakit di lingkungan kita lebih memburu hanya karena ulah kita sebagai pelaku tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kita juga sebagai pela ku bisa melakukan perilaku-perilaku yang mencerminkan pola hidup bersih dan sehat, seperti membuang sampah pada tempatnya Tidak sembarangan membersihkan lingkungan dan bergotong-royong misalnya dengan masyarakat setempat agar wabah penyakit di lingkungan kita tidak semakin memburuk atau bisa teratasi.

  • Pelayanan Kesehatan (20%)

Pelayanan kesehatan pelayanan kesehatan ini juga merupakan faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat di mana yang namanya pelayanan kesehatan pasti orang-orang kebanyakan berada di pelayanan kesehatan ketika mereka sakit dan membutuhkan perawatan atau pelayanan yang akan pada saat itu jika pelayanan kesehatan yang memburuk dan orang yang sakit hati tidak juga mendapatkan pelayanan agar bisa sembuh maka bisa saja orang yang sakit tadi menularkan penyakit kepada lingkungannya masyarakat-masyarakat yang lain hal ini tentu saja berpengaruh pada derajat kesehatan masyarakat.

  • Kependudukan/Keturunan (5%)

Kependudukan atau keturunan hal ini berkaitan juga dengan bagaimana negara Indonesia ini negara Indonesia ini kan tergolong negara yang padat akan penduduk begitu banyak penduduknya sampai mungkin saja pelayanan kesehatan atau pekerja pekerja kesehatan atau tenaga medis tidak mencukupi atau bisa dibilang penduduknya itu lebih banyak daripada tenaga medis yang ada gitu. Alhasil kesehatan dari pelayanan kesehatan atau pemberdayaan kesehatan itu tidak terbagi rata pada masyarakat ada yang dapat ada yang tidak gitu contohnya aja ya kan di lingkungan kita kan pasti perlu air bersih mungkin pada saat itu ada suatu desa atau suatu kampung yang kekurangan air bersih tapi tidak ada pemasukan dari pelayanan kesehatan atau dari pelayanan yang lain untuk air bersihnya alhasil mereka tidak mendapatkan air bersih terserang wabah penyakit seperti diare dan lain-lain.

Selain 4 faktor utama tersebut, ada beberapa hal penting yang harus di hindari oleh para pemuda agar kesehatan tubuh, mental dan lingkungannya tetap prima. Apa saja sih hal-hal yang harus dihindari?

  • Depresi dan Stres

Depresi adalah jenis gangguan mental yang membuat para penderitaya merasa sedih, putus harapan dan tidak berharga. Penyakit ini memiliki 2 gejala yaitu mayor dan minor, gejala mayor seperti kehilangan minat, mudah lelah, perasaan bosan, sedih, dan kosong. Sedangkan gejala minor seperti hilangnya nafsu makan, merasa kehilangan, pesimis, kehilangan harapan, nyeri otot badan dan sakit kepala. Penyebab stres yang di derita generasi milenial pun bermacam-macam, mulai dari factor pekerjaan, rumah tangga, kehidupan social, bahkan sampai stres akibat tugas-tgas perkuliahan. Untuk menangani hal ini generasi milenial diharapkan mampu mengontrol emosi dan level stres yang mereka miliki dan sebaiknya segera melakukan aktivitas yang membuat senang dan tenang misalnya, meditasi atau melakukan hobi kita.

  • Penyalahgunaan obat

Penyalahgunaan obat adalah perilaku kesehatan yang cukup tidak baik dan tentunya dapat mempengaruhi kesehatan. Ada banyak obat-obatan terlarang seperti sabu-sabu, kokain, maupun heroin dan lain-lain, overdosis dari mengonsumsi obat-obatan tersebut ialah stroke, serangan jantung, hipetermia, bahkan gangguan jiwa.

  • Merokok

Rokok mumgkin sudah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian generasi milenial, sedah menjadi rahasia umum bahwa merokok dapat memperburuk kondisi paru-paru, kebiasaan buruk ini dapat mengakibatkan kerusakan sel-sel paru sehingga menimbulkan berbagai macam penyakit lainnya, merokok dapat menimbulkan kerusakan jaringan di beberapa sistem organ tubuh termasuk sistem peredaran darah. Namun, merokok juga dapat merusak penampilan generasi milenial karena bisa berdampak negatif pada kondisi kulit, kebiasaan merokok juga mampu mengurangi jumlah kolagen dalam kulit sebab zat beracun yang ada pada rokok akhirnya akan membuat wajah tampak kusam, keriput, dan kasar.

  • Obesitas

Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya zaman peningkatan terjadinya obesitas pada anak muda jaman sekarang semakin marak. Selain karena pola makan yang tidak sehat, kurangnya olahraga atau aktivitas fisik juga menjadi alas an lain mengapasekain banyak generasi milenial yang mengalami obesitas. Obesitas sendiri tidak hanya akan meurunkan pemanpilan fisik semata namun juga dapat memicu penyakit lain seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes. Obesitas yang tidak segera di tangani akan berdampak buruk pada kesehatan jangka panjang. Jadi, selagi kita masih muda, maka generasi milenial perlu lebh pemperhatikan porsi serta asupan yang di konsumsi setiap harinya. Selain itu tetaplah berolahraga setidaknya 30 menit dalam sehari, mulailah dengan hal-hal kecil seperti bersepeda, berenang, dan jalan santai agar obesitas dapat dicegah.

  • Kurang Tidur

Durasi waktu tidur paling ideal adalah 7 sampai 8 jam dalam sehari, jika kita kurang tidur maka aka ada dampak buruk yang berpengaruh pada system kerja organ tubuh misalnya saja, otak. Saat tubuh merasa lelah dan mengantuk, maka system kerja otak pun akan menurun karena tidak adanya oksegen ataupun darah yang cukup untuk mengalir ke kepala. Hasilnya system kerja otak jadi menurun dan membuat kita tidak dapat konsentrasi dan fokus dalam bekerja. Selain itu, orang yang kurang tidur juga lebih mudah terkena penyakitkarena mamiliki system kekebalan tubuh yang rendah.

Solusi Hidup Sehat

Kalau sudah terlanjur gimana dong sobat keren? Jangan khawatir ada beberapa solusi agar kita pola hidup kita tetap sehat dan seimbang antara lain:

  • Perbanyak menonsumsi air putih

Seperti yang kita ketahui air putih sangat penting bagi tubuh kita karena kita kehilangan air setiap hari melalui urine, buang air besar, keringat, dan pernapasan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jumlah air yang kita butuhkan tergantung pada berbagai factor seperti iklim dan cuaca, aktivitas fisik yang kita lakukan,dan berat badan. Namun pada umumnya kita memerlukan 2,7-3,7 L asupan air.

  • Tidur dan istirahat yang cukup

Tidur dan istirahat yang cukup adalah salah satu kunci dari kebiasaan hidup yang sehat, sebab tubuh sangat membutuhkan istirahat untuk dapat beraktivitas kembali dengan baik dan cukup istirahat serta tidur juga dapat mencegah penuaan diri.

  • Berolahraga teratur

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga setiap hari dapat membawa manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh kita termasuk peningkatan rentang hidup, menurunkan resiko penyakit, kepadatan tulang yang lebih tinggi dan penurunan berat badan. Jika kita tidak memiliki waktu untuk berolahraga kita dapat berjalan kaki atau seperti memilih naik tangga, membawa gallon dan lain-lain.

  • Makan lebih banyak buah dan sayuran

Para ahli menyarankan kepada kita setidaknya harus mengonsumsi 5-9 porsi bauah-buahan/sayuran setiap harinya namun kebanyakan orang kurang dalam mengonsumsi sayuran, dan ini adalah hal yang tidak baik untuk kesehatan kita.

  • Kurangi makanan olahan ataupun instan dan makanan dalam kaleng

Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji ataupun yang instan. Makanan instan dan kalengan sebaiknya dihindari karena nilai gizinya yang sering tidak sempurna, adanya pengawet yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dkonsumsi dalam waktu panjang.

Setelah melihat beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kesehatan kita, maka kita sebagai generasi milenial harus lebih sadar akan pentingnya kesehatan sejak usia muda, kuncinya ialah dengan menjalani pola mkan yang sehat berolahraga secara rutin dan menghindari factor-faktor yang dapat memicu penyakit-penyakit lainnya.

“Apasih peran penting pemuda agar pola hidup sehat di masyarakat itu bisa tercapai, dan apa sih dampaknya bagi kemajuan Indonesia?”

  • Meberikan dukungan dalam pengembangan dan pembentukan program promosi kesehatan.
  • Berkolaborasi dengan organisasi untuk mempromosikan kesehatan untuk orang-orang muda.
  • Menarik dan mendukung inisiatif dan peran pemuda sebagai pemimpin dan inisiator dalam program kesehatan kelompok sebaya.
  • Mengatur program pelatihan bagi pendidik, fasilitator pemuda untuk membangun kapasitas masyarakat.
  • Mengatur program pendidikan orang dewasa untuk memungkinkan orang tua untuk lebih memahami masalah kesehatan antara anak-anak dan membantu anak-anak mereka menerapkan gaya hidup sehat.
  • Mempromosikan konsep kesehatan sekolah dan mendorong sekolah untuk membangun program promosi kesehatan sekolah yang komprehensif.
  • Mengembangkan dan menyediakan sumber daya pendidikan untuk mendukung program-program promosi kesehatan yang dijalankan di sekolah-sekolah dan masyarakat untuk anak-anak dan pemuda.

Hidup sehat itu mudah, kuncinya adalah disiplin. Hidup bukan masalah untuk diselesaikan tetapi realita untuk dihadapi. Mari kita buka mata dan lihat sekitar, “Hal bermanfaat apa yang telah kita lakukan bagi orang lain?”

Tidak penting seberapa lambat kita bergerak selama kita tidak berhenti, yang terpenting adalah berusaha untuk selalu lakukan yang terbaik. Buatlah sesuatu yang hebat, yang mana setiap orang akan mencoba menirunya, karena kualitas bukanlah hanya terbatas pada sebuah aksi, namun pada sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan (good behaviour).

Dampaknya dapat kita lihat dari kehidupan sehari-hari dari masa lalau, sekarang dan masa depan saja. Jika para pemuda sakit, pemuda yang tidak sehat maka ia hanya akan manjadi beban bagi negara. Tetapi jika pemuda yang sehat, jiwanya, fisiknya dia dapat meraih ilmu yang tinggi, dia cerdas, dia berprestasi, maka ia akan membanggakan negara dan dapat memberikan manfaat untuk orang di sekelilingnya. Jadi modal utamanya ialah pola hidup sehatnya yang dapat ditularkan kepada orang lain agar negara dapat berkembang maju atas pola hidup sehatnya.

Pemuda yg sehat itu  jiwanya juga sehat, bisa berpikir cerdas jauh dari tindakan kriminal, meminimalkan calon pemimpin yang korupsi di masa depan karena jiwanya juga sehat. Orang yg jiwanya sehat akan lebih memikirkan kepentingan orang lain daripada kepentingan dirinya sendiri, jadi bangsa bisa maju. Itu sebabnya dalam Al Quran ada perintah agar kita memakan makanan yg halal, bukan sebatas halal aja tapi Thayyib/baik bagi tubuh juga.

Menjadi pemuda tangguh yang mampu membuat sebuah perubahan positif pada banyak hal tak perlu menunggu hingga gelar berjejer di depan atau di belakang nama kita. Sekecil atau sesederhana apapun kebaikan dan perubahan baik yang kita lakukan hari ini akan memberi manfaat bagi banyak orang, jika kita melakukannya saat itu juga. Karena kebaikan tak harus menunggu waktu, gelar apalagi pujian.

Berhasil mengajak banyak orang untuk berubah menjadi lebih baik itu bukanlah suatu pencapaian, melainkan suatu KEBAHAGIAAN. BAHAGIA karena kebaikan yang mereka lakukan akan menjadi sarana amal jariyah bagi kita. Semoga amal kebaikan dari perubahan kebiasaan baik yang sederhana dari banyak orang bisa menjadi jembatan  ampunan Allah ta’ala atas dosa-dosa dan kesalahan yang selama ini mungkin telah banyak kita lakukan.

Penulis : Halimah Sadia

16 thoughts on “Ayo Pemuda! Reformasi Pola Hidup Sehat Bangsa

  1. ماشآء اللّه و مبارك

    Tulisan yang sangat bermanfaat, terutama jika isinya benar-benar bisa diterapkan oleh semua elemen masyarakat. Tidak hanya pemuda tapi seluruh masyarakat Indonesia.

    Semangat terus dalam berkarya calon penulis masa depan ❤

    1. جزاكم اللّه احسن الجزآء

      Atas dukungan dan masukannya selalu ya bu (sebut siapa orangnya, tergantung siapa yg komen)

      Mohon doa agar bisa lebih baik lagi ke depannya karena proses belajar saya masih panjang.

  2. MasyaAllah keren banget tulisannya dan sangat bermanfaat sekali untuk masa pandemi seperti sekarang ini.

    1. جزاكم اللّه احسن الجزآء

      Atas dukungan dan masukannya selalu ya bu Ary Lestari

      Mohon doa agar bisa lebih baik lagi ke depannya karena proses belajar saya masih panjang.

    1. جزاكم اللّه احسن الجزآء

      Atas dukungan dan masukannya selalu ya bu Endah fitri

      Mohon doa agar bisa lebih baik lagi ke depannya karena proses belajar saya masih panjang.

  3. Masya Allah tulisan yang sangat memotivasi diri dan dari sini kita sadar akan pentingnya pemuda yang sehat di masa kini untuk masa depan…

    1. جزاكم اللّه احسن الجزآء

      Atas dukungan dan masukannya selalu ya Ahmad Rohadi

      Mohon doa agar bisa lebih baik lagi ke depannya karena proses belajar saya masih panjang.

  4. جزاكم اللّه احسن الجزآء

    Atas dukungan dan masukannya selalu ya adikku Abrar Rosyan Ali Barus

    Mohon doa agar bisa lebih baik lagi ke depannya karena proses belajar saya masih panjang.

  5. Maa syaa Allah… Informasi yg lengkap dan detail untuk semua kalangan usia. Apabila bisa diaplikasikan dlm kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia, maka Indonesia akan menjadi negara yg kuat, khususnya sehat jasmani dan rohaninya

  6. Sedikit saran dan kritik untuk mebangunnya sudah dikirim ya kakak tapi via email saja. ❤

    Terus semangat berbagi hal yang positif untuk banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *