Anak dan Langkah Kebaikan

Anak dan Langkah Kebaikan

Anak dan Langkah Kebaikan

Rahma Roshadi

March 10, 2021

Tak ada anak yang tak berguna, dan orang tua adalah pilar-pilar pelindungnya (Rahma Roshadi)

Assalamu’alaikum sobat keren.

Dunia anak selalu saja menarik dan sulit ditebak. Kadang kita berfikir bahwa dunia mereka selalu cerah ceria, namun faktanya banyak anak yang meregang nyawa di tangan orang tuanya. Anak-anak yang biasanya penuh candatawa, tak jarang juga memenuhi ruang media sebagai sorotan kehidupan yang merana. Tak sedikit anak-anak yang viral sebagai pengamen dan pengemis, sementara mereka tak ubahnya raga yang rapuh dan masih sering menangis.

baca juga : generasi islam generasi penerus perdamaian

Anak dan permasalahannya

Dunia mulai melihat, anak-anak kian rentan dengan permasalahan pelik yang tak seharusnya terjadi di usia mereka.Mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, masalah mental anak, kekerasan pada anak, sampai masalah anak-anak di daerah konflik dan bencana yang mengharuskan mereka menjadi migran. Pandangan dunia kemudian beralih serius, bahwa anak-anak seharusnya juga memiliki hak yang sama dengan orang dewasa, untuk bahagia dan sejahtera.

Dalam hal inilah orang tua, dan juga orang dewasa, harus berperan. Kita harus “legowo” untuk mengakui bahwa merekalah generasi penerus kita. Orang dewasa tidak akan bisa selamanya berdiri, memimpin, dan menguasai semuanya. Akan ada waktu ketika mereka lelah dan berbaring, lalu anak-anak lah yang menggantikan. Orang dewasa tidak boleh rakus menghabiskan semuanya, kecuali mereka tega membiarkan anak-anaknya kelak hidup tanpa memiliki apa-apa.

Hal ini berarti, di dalam kekurangan anak-anak kita sekarang, ada jalan kebaikan bagi kita untuk memberi mereka hak yang seharusnya. Pendidikan, makanan, Kesehatan, tempat tinggal, juga kesempatan untuk bereskpresi. Bukan ego orang tua yang harus mengarahkan anak-anak kepada cita-cita orang tua yang belum tercapai. Melainkan anak-anak sendiri lah yang harus berani berdiri, dan memiliki cita-cita untuk menjadi berguna bagi orang di sekitarnya.

baca juga : ayo ubah takut mu jadi keberanian

Kawan yang menyenangkan

Pada titik tertentu, anak-anak pasti akan memberikan manfaat, sekecil apapun, minimal untuk orang terdekatnya. Pasti akan ada masanya mereka mau berbagi roti, ada waktunya mereka menyodorkan payung untuk meneduhi orang lain di kala hujan, bisa pula sekadar menjadi teman baik yang selalu hadir bagi sahabatnya. Bahkan jika kita bijaksana, mungkin saja ada pelajaran berharga dari langkah mungil dan ketidakberdayaan mereka.  Bahwa suatu saat, kita pun akan kembali rapuh seperti mereka saat ini.

Dalam konteks ini, maka akan jelas bahwa tak ada satu anak pun yang kelak akan menjadi orang yang tidak berguna. Anak-anak, bukan sekadar raga kecil tak berdaya, jika kita mau membawanya utuk ikut serta merasakan bahagia. Mereka mungkin saja masih mungil, saat ini. Namun suatu waktu, tangan mereka mungkin akan berganti menuntun langkah lemahmu di akhir hari. Biarkan mereka berceloteh. Biarkan mereka tertawa, bahagia dan menentukan cita-cita mulianya.

So, Cintai dan sayangi anak kita seperti kita mencintai diri kita . Dengarkan apa yang mereka harapkan. Tugas kita lah untuk mengarahkan agar anak-anak selalu berada di jalan kebaikan.

baca juga : jangan terlena dengan zona nyaman kita


Facebook


Twitter


Youtube


Instagram


Spotify

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.