Bersedekah, Jangan Tunggu Barang Mewah

Assalamu’alaikum Sobat Keren!

Sobat keren, mungkin kalian udah gak asing lagi dengan berbagai keutamaan sedekah. Dalam suatu hadits disebutkan bahwa sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur. Lalu dalam hadits lainnya disebutkan, sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api. Selain itu, sedekah dapat menghapus sedikit demi sedikit kesalahan yang telah kita perbuat. Wah, tentunya masih banyak lagi keutamaan dari bersedekah.

Tapi masalahnya, ‘gimana kalau kondisi keuangan kita sedang bermasalah, atau kita bukan termasuk golongan orang kaya dan berkecukupan? Apakah artinya keutamaan-keutamaan sedekah itu hanya bisa diraih oleh orang kaya dan berkecukupan saja? Lalu bagaimana, ya, pandangan Islam mengenai sedekah, dan apakah sedekah harus mutlak berupa uang?

Nah, jangan takut sobat keren, karena ternyata sedekah itu tidak hanya selalu berupa pemberian uang. Sedekah juga dapat berupa perbuatan baik, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Setiap perbuatan baik adalah sedekah.” (HR. Bukhari No. 5562)

Pada suatu hari seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, karena ketika ia ingin bersedekah kepada fakir miskin dan yatim piatu, kondisi ekonominya tidak memungkinkan untuk bersedekah. Sahabat itu bertanya bahwa ia ingin bersedekah tetapi tidak memiliki apa pun, lalu apa yang bisa ia sedekahkan dan bagaimana ia menyedekahkannya. Lalu Rasulullah SAW, dalam hadits Tirmidzi dan Abu Dzar bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi munkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.”

Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa, ternyata semua perbuatan baik walau hanya berupa senyuman, berkata baik, menunjukkan jalan agar orang tidak tersesat, membantu menyingkirkan paku dari jalanan, belajar dan bekerja karena Allah, bahkan membaca artikel ini pun dapat digolongkan sebagai sedekah. Betul! Sedekah sebenarnya adalah amalan kebaikan yang sederhana, sepanjang dilakukan dengan ikhlas dan mengutamakan keridhoan Allah semata.

Mungkin hal ini terkesan baru atau agak asing, karena sedekah biasanya disandingan dengan donasi atau kegiatan yang berhubungan dengan bagi-bagi uang. Tapi ternyata, baginda Nabi saw sudah memberikan teladan yang demikian simple mengenai konsep sedekah, yang tidak hanya berupa uang.

Jadi, mulai sekarang jangan malu atau takut, kalau sobat merasa keuangan sedang pas-pasan, atau bukan dari golongan orang kaya, karena ternyata sedekah sangat mudah dilakukan bahkan dengan senyuman ataupun semudah berbuat kebaikan.

“Jauhilah neraka walupun hanya dengan (sedekah) sebiji kurma, kalau kamu tidak menemukan sesuatu, maka dengan omongan yang baik.”

Penulis: Ansar Ahmad